PEMANFAATAN ENZIM GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS HASIL PETERNAKAN

Apa itu Enzim? Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia organik. Molekul awal yang disebut substrat akan dipercepat perubahannya menjadi molekul lain yang disebut produk. Semua proses biologis sel memerlukan enzim agar dapat berlangsung dengan cukup cepat dalam suatu arah lintasan metabolisme yang ditentukan oleh hormon sebagai promoter. Enzim telah memainkan peran penting dalam banyak aspek kehidupan sejak dahulu. Bahkan keberadaan enzim…

PERTANIAN ORGANIK : TEKNOLOGI PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN

Dikutip dari tulisan Kabelan Kunia di Kolom Cakrawala, Harian Pikiran Rakyat, edisi 01 April 2009 Pertanian organik yang semakin berkembang belakangan ini menunjukkan adanya kesadaran petani dan berbagai pihak yang bergelut dalam sektor pertanian akan pentingnya kesehatan dan keberlanjutan lingkungan. Revolusi hijau dengan input bahan kimia telah memberi bukti bahwa lingkungan pertanian menjadi hancur dan tidak lestari. Pertanian organik kemudian dipercaya menjadi salah satu solusi…

MIKORIZA, PUPUK HAYATI SUPER

Dikutip dari tulisan Kabelan Kunia di Kolom Cakrawala, Harian Pikiran Rakyat, Kamis 29 September 2009 Pupuk hayati (biofertilizer) adalah bahan penyubur tanah yang mengandung mikroorganisme atau sel hidup dalam keadaan dorman yang berfungsi untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara guna mendukung pertumbuhan tanaman. Beberapa jenis mikroba yang umum digunakan antara lain mikroba penambat unsur nirogen, mikroorganisme pelarut fosfat, dan mikrooganisme penghasil hormon tumbuh. Di samping itu…

HAMA DAN INSEKTISIDA MIKROBA

Dikutip dari tulisan Kabelan Kunia di Kolom Cakrawala, Harian Pikiran Rakyat, Kamis, 22 November 2010 HAMA merupakan salah satu faktor pembatas yang menghambat peningkatan produksi tanaman pertanian. Berbagai jenis organisme pengganggu yang dikenal sebagai hama telah banyak ditemukan di lahan pertanian. Hama pengganggu ini umumnya berupa serangga, seperti belalang, tungau, kumbang, kupu-kupu dan sebagainya. Pada tingkat petani, pengendalian hama pengganggu ini seringkali dilakukan dengan menggunakan…

Pertanian Organik; Kembali ke Konsep Alami

  Dikutip dari tulisan Kabelan Kunia di Kolom Cakrawala, Harian Pikiran Rakyat, Kamis, 14 Agustus 2008 Menurut Menteri Pertanian, Anton Apriantono, pembangunan pertanian dihadapkan pada sejumlah kendala dan masalah yang harus segera dipecahkan, yaitu antara lain:1) keterbatasan dan penurunan kapasitas sumberdaya pertanian, 2) lemahnya sistem alih teknologi dan kurang tepatnya sasaran, 3) terbatasnya akses terhadap layanan usaha terutama permodalan, 4) panjangnya rantai tataniaga dan belum…

TEKNOLOGI BUDIDAYA PADI SERBA HEMAT

Dikutip dari tulisan Kabelan Kunia di Kolom Cakrawala, Harian Pikiran Rakyat, Edisi 09 September 2010 Sistem budidaya pertanian di Indonesia dalam kurun waktu yang panjang mengalami penurunan dalam hal produktivitas, kualitas dan efisiensi. Penurunan terjadi mulai dari luas lahan garapan yang kian menyusut akibat terdesak oleh kegiatan industrialisasi dan perumahan. Produktivitas semakin menukik tajam karena banyak lahan yang hilang kesuburan akibat penggunaan pupuk kimia yang…

– Bapak Tardi dari Ciamis yang sudah mengaplikasikan SOLAGRI 3

“Anu karaos ku abdi mah, sae pisan nganggo enzim teh.. Hayam janten langkung sarehat, jaragjag, kematian sareng afkiran oge menurun pisan dibanding sareng anu teu nganggo NATURA, berakna oge langkung kering, kandang oge teu nyegak deui, waktos ditimbang bobot ayam oge langkung ageung. Ku nganggo enzim teh, padamelan ngurus hayam janten langkung ngirangan…” Demikian komentar Pak Tardi dengan senyuman khasnya.

– Bapak Endang dengan Enzim

“Enzim NATURA sukses meningkatkan produktivitas ternak saya. Setelah pemakaian enzim selama sebulan pada ayam petelur yang kurang produktif, produksi telur mengalami peningkatan setiap minggunya. Minggu pertama, produksi telur pada populasi 250 ekor ayam petelur bertambah sebanyak 5 butir dan terus meningkat hingga mencapai 25 – 30 butir pada minggu keempat”. Jelas Pak Endang penuh antusias mendapatkan hasil telur ayamnya makin bertambah setiap harinya.

– Bapak Aceng yang sudah menerapkan teknologi enzim untuk Peternakan Ikan Gurame di Ciamis

“Sateuacanna upami cuaca dingin gurame teh sok ngagibrig, ngareuyeungkeung teras paraeh. Alhamdulillah, saatos dipasihan Enzim gurame janten langkung kiat tur sehat. Gurame katingal enggal ageung, nu tadina saageung kuku cingir ayeuna tos kirang langkung dua minggon saageung kuku jempol.” Ungkap Pak Aceng sembari memegang Produk enzim di kantor pemasaran di Ciamis.

Aplikasi Pupuk Bio-Mikroba Berbuah Lebat

Ibu Pekebun yang sedang mengaplikasikan pupuk berbasis Bio-Mikroba HARAMAX di pokok tanaman Kelapa Sawit pada Kebun PT. Wanasari – Riau (06 September 2016) (Riau, 06 September 2016). Hari ini di kebun Kelapa Sawit di Riau, bersama tim dan pegawai kebun, menyaksikan secara langsung penerapan pemupukan jenis pupuk terbaru yang berbasis Bio-Mikroba HARAMAX. Aplikasi perdana ini mendapat sambutan dan antusiasme dari pemelik kebun dan pekerja. Mulai…