Jamur Trichoderma sp. merupakan agen pengendali hayati (Biopestisida) yang ampuh mengendalikan berbagai jenis hama dan penyakit pada tanaman.
NATURA Tricho mengandung jamur Trichoderma harzianum, T. Viride dan T. koningii dalam bentuk powder yang praktis diaplikasikan dengan daya viabilitas lebih lama.
Manfaat
- Mengendalikan penyakit akar putih Rigidoporus micropus di perkebunan karet dan teh.
- Mengendalikan patogen akar Ganoderma pada kelapa sawit.
- Mengendailkan patogen penyebab rebah kecambah Rhizoctania solani.
- Mengendalikan busuk batang Fusarium
- Mengendalikan akar gada Plasmodiophora brassicae
- Mengendalikan patogen Pythium yang menyebabkan penyakit rebah kecambah (Dumping off) pada kacang-kacangan.
Petunjuk Penggunaan
- Sebanyak 50 – 100 Gram NATURA Tricho disuspensikan ke dalam 14 – 20 Liter air (1 tangki) .
- Semprotkan langsung pada jasad/ hama sasaran. Untuk pencegahan, sebaiknya dilakukan penyemprot pada daun tanaman setiap 10 hari sekali selama musim tanam.
- Bila perlu gunakan perekat untuk mengefektifkan penyemprotan.
Jamur Trichoderma spp. selain bersifat hiperparasitik terhadap beberapa patogen, diketahui pula dapat menghasilkan antibiotik yang dapat mematikan dan menghambat pertumbuhan penyakit jamur pada tanaman.
Mekanisme penekanan patogen oleh Trichoderma terjadi melalui proses kompetisi, parasitisme, antibiosis, atau mekanisme lain yang merugikan bagi patogen. Selain itu, jamur ini mempunyai sifat-sifat mudah didapat, penyebarannya luas, toleran terhadap zat penghambat pertumbuhan, tumbuh cepat, kompetitif dan menghasilkan spora yang berlimpah, sehingga mempermudah penyediaan jamur sebagai bahan pengendali hayati dan sangat ampuh mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman budidaya.
Jamur Trichoderma mempunyai kemampuan untuk meningkatkan kecepatan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, terutama kemampuannya untuk menyebabkan produksi perakaran sehat dan meningkatkan angka kedalaman akar (lebih dalam di bawah permukaan tanah). Akar yang lebih dalam ini menyebabkan tanaman menjadi lebih resisten terhadap kekeringan, seperti pada tanaman jagung dan tanaman hias.
Perhatian
- Simpan di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung.
- Hindari terlalu sering membuka kemasan NATURA Tricho. Setelah dibuka, sebaiknya langsung ditutup rapat.
- Aplikasi sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum pukul 09.00 dan sore hari setelah pukul 16.00.
- Takaran 1 sendok makan = ± 10 Gram
Mekanisme kerja NATURA Tricho dalam mengendalikan mikroba patogen :
- Terjadinya kompetisi bahan makanan antara jamur patogen dengan jamur NATURA Tricho di dalam tanah. Adanya pertumbuhan jamur Trichoderma yang pesat dalam tanah akan mendesak pertumbuhan patogen pada akar.
- Mikoparasitisme, NATURA Tricho mengandung jamur Trichoderma spp. yang bersifat mikoparasit, artinya jamur-jamur ini dapat menghambat pertumbuhan patogen dengan parasitisme. Mekanisme yang terjadi Trichoderma dapat melilit hifa mikroba patogen, dan jamur ini juga mengeluarkan enzim yang mampu merombak dinding sel mikroba patogen, sehingga patogen mati. Beberapa jenis enzim pelisis yang telah diketahui dihasilkan adalah ensim kitinase dan b -1,3 glucanase.
- Antibiosis, NATURA Tricho mengandung jamur Trichoderma yang menghasilkan antibiotik golongan furanon yang dapat menghambat pertumbuhan spora dan hifa mikroba patogen, diidentifikasikan dengan rumus kimia 3-2-hydoxyprophyl-4-2-hexadienyl)-2-5(5H)-furanon.