Bapak Juandi, Petani Padi di Desa Laksanamekar, Kabupaten Bandung Barat

Sebelum saya menggunakan pupuk hayati NATURA,  hasil panen gabah kering hanya 4,5 ton pada musim hujan dan 3,5 ton pada musim kemarau.

Padahal sistem budidaya padi sudah dilakukan secara intensif. Pemupukan, pengairan maupun pengendalian hama penyakit sudah mengikuti saran dari PPL.

Setelah menggunakan pupuk hayati NATURA secara full, hasil panen padi saya meningkat menjadi rata-rata 10 ton GKG pada musim tanam terakhir (03 Pebruari 2011).

Batang padi saya lebih besar dan keras. Jumlah anakan padi lebih banyak, ada yang mencapai 70 anakan per rumpun. Sebelum pakai pupuk hayati EvaGROW, paling banter anakan padi saya maksimal 40 anakan per rumpun. Nah, setiap anakan, saya perhatikan berbuah dengan baik dan sedikit sekali yang hapa (tidak berisi).

Terima kasih pupuk hayati EvaGROW yang dapat meningkatkan produksi padi saya. Musim tanam berikutnya (Maret 2011) saya akan kembali menggunakan EvaGROW secara full dengan metode penanaman yang sudah disarankan untuk menghasilkan padi organik yang sehat dan menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *